Sobat Madrasah, Kader Adiwiyata merupakan bagian penting dalam mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Di MI Imam Puro Suren, pembentukan kader Adiwiyata menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung program Adiwiyata secara nyata.
Sesuai ketentuan, jumlah kader Adiwiyata idealnya minimal 20% dari total siswa. Perbandingan ini digunakan untuk mengetahui seberapa besar keterlibatan siswa dalam program pelestarian lingkungan. MI Imam Puro Suren berkomitmen memenuhi persentase tersebut dengan menyiapkan pelantikan kader Adiwiyata pada tahun 2025 mendatang.
Siapa Itu Kader Adiwiyata?
Kader Adiwiyata adalah peserta didik yang dipilih dan dibina untuk menjadi teladan dalam menerapkan perilaku ramah lingkungan di madrasah maupun di rumah. Kader ini berperan aktif dalam menggerakkan seluruh warga sekolah agar lebih peduli terhadap lingkungan.
Untuk efektivitas peran, kader Adiwiyata dibagi menjadi beberapa kelompok kerja, seperti:
-
Kelompok Pengelolaan Sampah
-
Kelompok Konservasi Energi
-
Kelompok Konservasi Air
-
Kelompok Kebersihan dan Drainase
-
Kelompok Inovasi Lingkungan
-
Kelompok Penanaman dan Pemeliharaan Tanaman
Tujuan dan Peran Kader Adiwiyata
Tujuan utama dibentuknya kader Adiwiyata adalah untuk membantu menyukseskan Program Sekolah Adiwiyata, yaitu menjadikan MI Imam Puro Suren sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
Para kader Adiwiyata juga diharapkan mampu menjadi pionir atau pelopor dalam menanamkan prinsip dasar Adiwiyata, yaitu:
-
Partisipatif: Seluruh warga sekolah ikut terlibat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan lingkungan.
-
Berkelanjutan: Program dilaksanakan secara terus-menerus dan menjadi budaya madrasah.
Dengan adanya kader-kader ini, MI Imam Puro Suren berharap mampu menciptakan lingkungan belajar yang bersih, hijau, sehat, dan penuh semangat menjaga alam.

: